Kuala Pembuang – Peristiwa jatuhnya helikopter yang menggemparkan masyarakat Kalimantan Selatan akhirnya menelan korban. Sebanyak delapan orang korban dilaporkan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalsel untuk mendapatkan penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut.
Evakuasi Dramatis di Lokasi Kejadian
Helikopter yang mengalami kecelakaan tersebut jatuh di wilayah pedalaman Kalsel pada Rabu (4/9) siang. Proses evakuasi korban dilakukan dengan penuh perjuangan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masyarakat.
Kondisi medan yang sulit dijangkau membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama. Tim penyelamat harus melewati area hutan lebat dan jalur darat yang terjal sebelum berhasil membawa seluruh korban ke titik aman untuk selanjutnya diterbangkan ke Banjarmasin.
Delapan Korban Ditangani Intensif
Setibanya di Banjarmasin, para korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Kalsel. Pihak rumah sakit segera menyiapkan ruang gawat darurat serta tim medis khusus untuk memberikan perawatan intensif.
Kabid Humas Polda Kalsel membenarkan bahwa delapan korban sudah berada di rumah sakit. “Saat ini korban sedang ditangani tim medis. Kami masih menunggu hasil identifikasi resmi terkait kondisi masing-masing,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa informasi detail mengenai identitas korban akan disampaikan setelah keluarga mendapat pemberitahuan resmi.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto hadiri parade militer di Beijing
Investigasi Penyebab Kecelakaan
Hingga kini, penyebab jatuhnya helikopter masih dalam penyelidikan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama TNI AU dan pihak berwenang lainnya segera diturunkan untuk melakukan investigasi teknis.
“Prioritas pertama adalah keselamatan korban. Setelah itu, baru dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini,” ungkap seorang pejabat Kemenhub.
Dukungan dan Doa dari Masyarakat
Kabar jatuhnya helikopter ini menimbulkan duka mendalam di tengah masyarakat Kalsel. Banyak warga yang mendatangi RS Bhayangkara untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Di berbagai daerah, doa bersama juga digelar untuk keselamatan para korban.
Salah seorang warga Banjarmasin, Rahman (42), mengaku terkejut dan prihatin. “Kami berharap semua korban selamat dan segera pulih. Ini musibah besar, semoga keluarga diberi ketabahan,” ujarnya.
Langkah Lanjutan Pemerintah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama instansi terkait berkomitmen memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Selain menanggung biaya perawatan medis, pemerintah juga siap membantu proses pemulangan jenazah apabila ada korban yang meninggal dunia.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit agar penanganan berjalan cepat dan baik,” kata Gubernur Kalsel dalam pernyataannya.
Penutup
Tragedi jatuhnya helikopter di Kalsel meninggalkan duka dan keprihatinan mendalam. Dengan delapan korban kini berada di RS Bhayangkara Polda Kalsel, masyarakat menaruh harapan besar agar proses perawatan dapat menyelamatkan nyawa mereka.
Sementara itu, investigasi resmi masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan mencegah peristiwa serupa terulang di masa mendatang.















