Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO
Berita  

Kejati Sumut geledah kantor di Jakarta dugaan korupsi “smartboard”

BRIMO

Inews Kuala Pembuang – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut bersama dengan jajaran Kejaksaan Negeri Langkat melakukan penggeledahan di tiga lokasi perusahaan di DKI Jakarta, Rabu (12/11/2025). Tindakan ini terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan papan tulis interaktif atau “smartboard” untuk sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Langkat dan Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara.

Lokasi dan Sasaran Penggeledahan

Ketiga lokasi yang digeledah adalah:

  • PT Bismacindo Perkasa di Jakarta Barat.

  • PT Gunung Emas Eka Putra di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

  • PT Galva Teknologi Tbk di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Penggeledahan ini dilakukan setelah izin dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Jakarta Barat diterbitkan, serta berdasarkan surat perintah Kepala Kejati Sumut.

Kasus dan Lingkup Dugaan

Kasus ini bermula dari pengadaan papan tulis interaktif (smartboard) untuk seluruh SMP Negeri di Kota Tebing Tinggi dan juga pengadaan serupa di Kabupaten Langkat. Pengadaan tersebut menggunakan anggaran tahun 2024.

Dalam penggeledahan sebelumnya, Kejati Sumut juga telah menggeledah dua kantor dinas di Kota Tebing Tinggi, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).

Kejati Sumut
Kejati Sumut

Baca juga: Presiden Prabowo bertolak ke Australia bertemu PM Albanese

Alasan dan Bukti yang Disita

Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Sumut, Arif Kadarman, menyatakan bahwa penggeledahan di Jakarta ini dimaksudkan untuk memperoleh dokumen fisik dan elektronik yang terkait dengan pengadaan smartboard tersebut, termasuk bukti dari penyedia barang dan jasa.

Pelaksana Harian Kasi Penerangan Hukum, Indra Ahmadi Hasibuan, menambahkan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari proses penyidikan umum, dan penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk memperjelas siapa saja pihak yang terlibat.

Dampak dan Harapan Penanganan

Dengan langkah penggeledahan ini, Kejati Sumut berharap proses penyidikan dipercepat sehingga bisa muncul titik terang dalam kasus ini. Arif Kadarman berharap langkah ini “dapat mempercepat proses penyidikan sehingga segera diketahui pihak-pihak yang paling berperan dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.”

Publik pun menaruh harapan bahwa penyidikan ini bukan sekadar penggeledahan simbolis, melainkan akan menghasilkan pertanggungjawaban hukum yang nyata, serta mengembalikan kerugian negara yang mungkin timbul dari proyek ini.

Catatan Penting

  • Pengadaan smartboard ini dilaporkan dengan nilai yang cukup besar, meskipun angka pastinya untuk seluruh proyek belum secara resmi dirilis seluruhnya.

  • Lokasi penggeledahan bukan hanya di wilayah Sumut, tetapi juga dilakukan di Jakarta, menandakan bahwa jangkauan penyedia barang dan jasa dalam proyek ini bersifat nasional atau lintas daerah.

  • Pemantauan ke depan akan fokus pada siapa saja pejabat pemerintah dan perusahaan yang terlibat, serta bagaimana mekanisme pengadaan yang diterapkan — apakah sesuai regulasi tender dan spesifikasi teknis atau tidak.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *