Inews Kuala Pembuang — Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akhirnya membenarkan kabar penangkapan artis sekaligus musisi Onadio Leonardo atau Onad terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.
Informasi mengenai penangkapan mantan vokalis grup band Killing Me Inside itu sebelumnya sempat beredar luas di media sosial sejak Jumat (1/11/2025) pagi. Setelah sempat bungkam, pihak kepolisian akhirnya memberikan keterangan resmi.
“Ya, benar. Kami telah mengamankan seorang publik figur berinisial OL (Onadio Leonardo) terkait dugaan penyalahgunaan narkoba,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat sore.
Ditangkap di Kawasan Jakarta Selatan
Menurut Ade Ary, penangkapan dilakukan oleh tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di kawasan Jakarta Selatan, pada Kamis malam (31/10/2025).
“Yang bersangkutan diamankan di sebuah apartemen bersama seorang temannya. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Narkoba,” ujarnya.
Dari penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga merupakan narkotika jenis ganja dalam bentuk lintingan dan sisa pakai.
“Kami menemukan barang bukti dalam jumlah kecil yang diduga ganja. Akan kami dalami dari mana asal barang tersebut dan siapa pemasoknya,” tambah Ade Ary.
Polisi Lakukan Tes Urine dan Pemeriksaan Lanjutan
Hingga Jumat malam, penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Onad. Polisi juga telah melakukan tes urine, dan hasil awal menunjukkan positif mengandung THC, zat aktif dalam ganja.
“Tes urine sudah dilakukan dan hasilnya positif. Kami masih menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain,” ungkap seorang sumber di lingkungan Ditresnarkoba yang enggan disebutkan namanya.
Polisi kini tengah mendalami apakah Onad hanya sebagai pengguna atau ada indikasi lain seperti keterlibatan dalam jaringan peredaran. “Semua masih dalam tahap penyidikan. Kami akan sampaikan hasil lengkapnya setelah pemeriksaan tuntas,” ujar Ade Ary.

Baca juga: Menteri ESDM pastikan kualitas Pertalite di Jatim dalam kondisi baik
Manajemen Belum Beri Tanggapan
Sementara itu, pihak manajemen Onad hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi. Sejumlah wartawan yang mencoba menghubungi manajernya melalui telepon dan pesan singkat belum mendapat respons.
Namun di media sosial, warganet ramai membahas kabar penangkapan tersebut. Nama Onad sempat menjadi trending di platform X (Twitter) dan Instagram, dengan berbagai reaksi mulai dari kekecewaan hingga dukungan agar sang artis menjalani rehabilitasi.
Pernah Terbuka Soal Masa Lalu dengan Narkoba
Onadio Leonardo bukan sosok asing dalam isu penyalahgunaan narkoba. Dalam beberapa wawancara sebelumnya, pria kelahiran 1990 itu sempat mengakui pernah terjerumus dalam dunia narkoba pada awal kariernya di dunia musik. Ia juga mengaku telah berusaha meninggalkan kebiasaan buruk tersebut demi keluarga dan anaknya.
Kini, kasus ini membuka babak baru dalam perjalanan karier Onad. Pihak kepolisian menegaskan akan menangani perkara ini sesuai hukum yang berlaku tanpa perlakuan khusus.
“Tidak ada pengecualian, semua warga negara sama di mata hukum. Kami tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, dan proses penyelidikan akan kami lakukan secara profesional,” tegas Kombes Ade Ary.
Polda Metro Jaya berencana menggelar konferensi pers resmi dalam waktu dekat untuk menjelaskan kronologi penangkapan, hasil pemeriksaan laboratorium, serta status hukum Onad.















