Inews Kuala Pembuang – Presiden Republik Indonesia resmi melantik Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Geospasial Nasional (BGN) dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Selasa (16/9/2025). Pelantikan ini dilakukan setelah Sony Sanjaya ditetapkan melalui Keputusan Presiden sebagai pejabat tinggi negara yang bertugas memperkuat koordinasi di bidang geospasial.
Prosesi Pelantikan di Istana Negara
Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Keputusan Presiden, serta pengucapan sumpah jabatan oleh Sony Sanjaya yang dipandu langsung oleh Presiden.
“Demi Allah saya bersumpah akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Sony dengan lantang saat membacakan sumpah.
Sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk para menteri Kabinet Indonesia Maju, jajaran BGN, dan perwakilan lembaga negara hadir dalam acara tersebut.
Tugas Berat Wakil Kepala BGN
Sony Sanjaya dipercaya mendampingi Kepala BGN dalam menjalankan tugas strategis lembaga, khususnya di bidang penyusunan kebijakan, pengelolaan data geospasial, pemetaan wilayah, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pembangunan nasional.
Presiden dalam arahannya menegaskan bahwa BGN memiliki peran vital dalam perencanaan pembangunan. “Peta dan data geospasial adalah fondasi pembangunan. Dengan data yang akurat, perencanaan infrastruktur, tata ruang, hingga mitigasi bencana akan lebih tepat sasaran,” ujar Presiden.

Baca juga: Dirut Agrinas tidak jadi mundur, tunggu keputusan RUPS
Rekam Jejak Sony Sanjaya
Sebelum dilantik sebagai Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya dikenal sebagai pejabat karier dengan pengalaman panjang di bidang kebijakan publik dan manajemen pemerintahan. Ia pernah menduduki beberapa posisi strategis di kementerian dan lembaga, serta aktif dalam forum nasional yang membahas isu data dan pemetaan.
Kehadiran Sony diharapkan mampu memperkuat langkah BGN dalam menghadirkan data geospasial yang terbuka, terintegrasi, dan bermanfaat bagi berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pertanian, hingga pertahanan.
Harapan untuk BGN ke Depan
Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap BGN semakin adaptif terhadap tantangan era digital. Integrasi data geospasial dengan big data, artificial intelligence (AI), serta sistem informasi nasional menjadi agenda besar yang menanti.
Sony Sanjaya usai pelantikan menyampaikan komitmennya untuk bekerja keras. “Saya akan mendukung penuh kebijakan BGN, memastikan data geospasial lebih inklusif, terbuka, dan bisa dimanfaatkan oleh semua pihak untuk kemajuan bangsa,” katanya.
Penutup
Pelantikan ini menandai babak baru bagi BGN dalam memperkuat peran strategisnya. Dengan Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala, diharapkan lembaga ini mampu menjadi motor penggerak data geospasial nasional yang presisi dan dapat diandalkan.















