Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO
Berita  

TNI jelaskan insiden bendera robek saat dikibarkan di Monas

BRIMO

Inews Kuala Pembuang – Upacara pengibaran bendera di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (13/9/2025) sempat diwarnai insiden tak terduga. Bendera Merah Putih yang dikibarkan tiba-tiba terlihat robek di bagian ujung bawah. Peristiwa itu sontak menjadi sorotan publik, mengingat Monas kerap menjadi pusat upacara resmi yang sarat simbol kebangsaan.

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi saat prosesi pengibaran dimulai oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Awalnya, semua berjalan lancar hingga bendera mencapai puncak tiang. Namun, tak lama kemudian terlihat jelas kain bendera terkoyak akibat tertiup angin kencang.

Sejumlah tamu undangan dan peserta upacara tampak terkejut, sementara panitia segera mengambil langkah cepat untuk memastikan prosesi tetap khidmat.

Penjelasan TNI

Komando Garnisun Tetap (Kogartap) I/Jakarta selaku penanggung jawab upacara memberikan klarifikasi resmi. Kepala Penerangan Kogartap I/Jakarta, Kolonel Czi Rachmad, menjelaskan bahwa kerusakan bendera terjadi karena faktor teknis, bukan kelalaian petugas.

“Bendera yang digunakan sebenarnya sudah melalui pengecekan. Namun, kondisi angin yang cukup kencang menyebabkan ujung kain tersangkut dan akhirnya robek,” ungkap Rachmad.

Ia memastikan insiden ini tidak mengurangi rasa hormat terhadap simbol negara. “Kami segera mengganti bendera dengan yang baru agar upacara tetap berjalan dengan baik,” tambahnya.

bendera robek
bendera robek

Baca juga: Pemerintah pastikan evaluasi KLB MBG cepat dan menyeluruh

Langkah Antisipasi ke Depan

Pihak TNI menyatakan telah melakukan evaluasi untuk mencegah insiden serupa terulang kembali. Salah satunya dengan menambah lapisan pengecekan kondisi bendera sebelum digunakan, serta menyiapkan cadangan yang lebih mudah diakses.

“Setiap upacara resmi, kami selalu menyiapkan lebih dari satu bendera. Hal ini sebagai antisipasi apabila terjadi kendala teknis di lapangan,” jelas Rachmad.

Publik Minta Kehati-hatian

Meski TNI sudah memberikan penjelasan, sejumlah warga dan tokoh masyarakat meminta agar panitia lebih berhati-hati. Bagi mereka, bendera Merah Putih adalah simbol sakral yang harus dijaga kesempurnaannya.

“Bendera adalah lambang kehormatan bangsa. Walaupun ini hanya insiden teknis, tetap saja perlu ada evaluasi serius agar tidak terulang, apalagi di acara besar,” kata Arman, warga Jakarta yang hadir di Monas.

Penutup

Insiden bendera robek saat upacara di Monas memang mengejutkan, tetapi TNI menegaskan hal itu murni faktor teknis akibat cuaca. Upacara tetap berlangsung dengan khidmat setelah bendera baru dikibarkan. Ke depan, TNI berkomitmen meningkatkan pengawasan dan persiapan agar setiap prosesi penghormatan simbol negara berjalan sempurna.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *